Tuesday, August 29, 2017

Agen Tiket Pesawat di Kapuas

Arca Travel Solution (Arca Tiketing Travel) merupakan salah satu agen tiket pesawat yang berada di kabupaten kapuas.

Pelayanan reservasi tiket pesawat di Arca Travel Solution diberi begitu banyak kemudahan, diantaranya:
1. Lokasi yang mudah ditemukan (Jl. Pemuda, No. 46, Samping SMAN 2 Kuala Kapuas), dan bisa dicari lewat media Google Maps;

2. Dilayani oleh customer yang ramah;
3. Ditunjang aplikasi terlengkap
4. Update mengenai harga tiket;
5. Menampilkan harga yang termurah;
6. Jika anda sibuk, anda tidak perlu datang ke toko tersebut karena tiket pesawat bisa diantar ke rumah anda, tinggal hubungi via telepon atau whats app;
7. Gratis pilih tempat duduk pesawat;
8. Dll.



Selain tiket pesawat, Arca Travel Solution juga melayani jasa pembelian/pembayaran diantaranya tiket kereta api, hotel, tour wisata, pulsa semua operator, carter mobil, pulsa listrik/token, tagihan listrik, telkom, speedy, TV berlangganan, dan lain-lain.



Arca Travel Solution ini buka setiap Senin s/d Sabtu dari jam 08.30 s/d 14.00 WIB. Walau demikian customer tetap akan melayani pelanggan setiap hari 1x24 jam, jadi silahkan jikalau anda ingin membeli tiket pesawat atau transaksi lainnya jangan sungkan-sungkan untuk memencet bel di dekat pintu.

Melayani:
- TIKET PESAWAT
- TIKET KERETA API
- HOTEL & TOUR WISATA
- KARTU HALO
- PULSA SEMUA OPERATOR
- CARTERAN MOBIL KE BANDARA
- PULSA LISTRIK / TOKEN
- TAGIHAN LISTRIK PLN
- TELKOM
- SPEEDY
- TV BERLANGGANAN 



Alamat: Jl. Pemuda, No. 46, RT. 009 (Samping SMA Negeri 2 Kuala Kapuas), Kec. Selat, Kab. Kapuas, Prov. Kalimantan Tengah.
Telp/WA:
- 081349305630
- 081233819719
- 082353272242
BBM: 5D8BDFA1





Sunday, July 30, 2017

Pawai Raimuna Daerah Kapuas 2016

Tari Penyambutan Sanggar Riak Nyalong (2015)

Tari Dayak Ngaju (Kalimantan Tengah)



Tari Dayak Ngaju (Kalimantan Tengah)

Latihan Jambore PKK Kapuas



LATIHAN JAMBORE PKK KAPUAS



Latihan persiapan menghadapi Jambore PKK Tingka Kecamatan tahun 2017,
oleh Tim PKK Desa Sei Asam, Kec. Kapuas Hilir, Kab. Kapuas.

"Kami Hanyalah Youtubers Amatir"

Channel
Kapuas Simak dibuat untuk memproduksi serta menayangkan video yang
berhubungan dengan di Kab. Kapuas dan sekitarnya dengan amatir (kami
bukan orang yang profesional) dan peralatan seadanya.
Jangan lupa
tonton videonya, tekan tombol jempol ke atas, klik subscribe (jika
belum) beserta tombol lonceng, dan share videonya ke seluruh alam
semesta.
Terima kasih

Latihan Baris-Berbaris PKK Desa

Friday, March 17, 2017

Tari Manyauk by Sanggar Riwut Tarung SMA Negeri 1 Kuala Kapuas, pada Pembukaan Smasa Cup 13 (2017)

TARI MANYAUK 

Tari ini ditampilkan oleh Sanggar Riwut Tarung SMA Negeri 1 Kuala Kapuas pada event Pembukaan SMASA CUP 13 (Senin, 13 Februari 2017)

Pembina : Dra. Yayang Nahan
Penata Tari : Fancar Vinna Haida
Penata Musik : Mirkan Nio Aprileksi
Penata Rias : Chyndi Laudhea
Penata Properti : Albet Cristianto




TARI MANYAUK
 
Tari Manyauk merupakan tarian yang merefleksikan kebersamaan, gotong-royong, serta bahu-membahu untuk mencapai kehidupan yang sukacita.




 Dalam tarian ini digambarkan kehidupan masyarakat muda-mudi yang bersama-sama manyauk untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan penuh semangat di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kapuas, di sekitaran sungai-sungai pada saat air mulai surut (danum teah)

  
 
 Tarian ini mengangkat nilai dari “Budaya Huma Betang”, dimana masyarakat bersatu dan bersama-sama dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, serta mengajak agar bersama-sama melestarikan sungai-sungai yang ada di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kapuas, dengan cara menangkap hasil alam menggunakan peralatan yang ramah lingkungan agar kearifannya tetap terjaga sehingga membawa kebaikan bagi kita semua.

Penari:
1. Ahmad Maulana
2. Aulia Rahmanda
3. Fancar Vinna Haida
4. Habibah
5. Indriani
6. Mutia Arafah
7. Ni Made Melysa
8. Ocha Kristiana

Pemusik:
1. Akhmad Fauzi
2. Albet Cristianto
3. Aldi A. Ariadi
4. Mirkan Nio Aprileksi






Tonton Video: https://www.youtube.com/watch?v=tfGyh9UphOU&t=275s & https://www.youtube.com/watch?v=7Ql3TDCjC3w&t=28s


#sanggarriwuttarung #riwuttarung #riwuttarungsmasa #sman1kualakapuas #smasakapuas #smasapunya #smasacup13 #ceksmasacup13 #smasaevent #smasagen57 #smasagen58 #smasagen59 #smasagen60 #kapuas #dayak #dayakculture #taridayak #taridayakkreasi #musikdayak #kalimantantengah #kapuaspunya

Sunday, January 1, 2017

Tari Penyambutan Adat Dayak Ngaju

Tari ini ditampilkan oleh Sanggar Riwut Tarung SMA Negeri 1 Kuala Kapuas dalam rangka menyambut mempelai pria pada acara Kawin Adat Dayak Mempelai Ka Iglas & Melda (Jumat, 7 Oktober 2016)











Diklat Wirramor Kapuas (2016)

Pelatihan Kepemimpinan dan Kewirausahan Agribisnis Berlandaskan Moral Bagi Petani Muda
(28 November - 3 Desember 2016)
di Kabupaten Kapuas

Kerajinan dari Bahan Kardus

Kerajinan dari bahan kardus, karya Akhmad Fauzi



Kerajinan dari Sedotan

Kerajinan dari bahan sedotan, karya Akhmad Fauzi














Puisi Kebersamaan Pramuka

Karya: Akhmad Fauzi

Thursday, August 25, 2016

PERKEMBANGAN PERS DI INDONESIA PADA MASA ERA KOLONIALISME

PERKEMBANGAN PERS DI INDONESIA
PADA MASA ERA KOLONIALISME
(1744-1900)
Awal mula dimulai dunia persurat kabaran di Indonesia, Dr. De Haan dalam bukunya “Oud Baatavia” mengungkapkan secara sekilas bahwa sejak abad 17 di Batavia sudah terbit sejumlah berkala dan surat kabar. Dunia pers era kolonial dimulai pada masa pemerintahan Gubernur Jendral Gustaaf Willem Baron Van Imhoff dan ketika itu terbit surat kabar pertama pada  7 Agustus 1744 di Batavia yaitu Bataviasche Nouvelles en Politique Raisonnementen  ( Bambang Suteng,2007;96) Surat kabar merupakan media massa yang paling tua dibandingkan dengan jenis media massa lainnya. Sejarah mencatat keberadaan surat kabar dimulai sejak ditemukannya mesin cetak oleh Johann Guternberg di Jerman. Sedangkan keberadaan surat kabar di Indonesia ditandai dengan perjalanan panjang melalui lima periode yakni masa penjajahan Belanda, Penjajahan Jepang, menjelang kemerdekaan dan awal kemerdekaan, zaman orde baru serta orde baru (http://angelicus.wordpress.com/2008/09/24/sejarah-perkembangan-media-massa-di-indonesia-1/)
Dikatakannya,oleh  Dr. De Haan dalam bukunya “Oud Baatavia” bahwa :
1.         pada th 1676 di Batavia telah terbit sebuah berkala yang bernama Kort Bericht Eropa ( berita singkat Eropa) yang memuat berita dari Polandia, Perancis , Jerman, Belanda, Spanyol Inggris, dan Denmark dicetak di Batavia oleh Abraham Van den Eede tahun 1676.
2.         Pada bulan Oktober tahun 1744 terbit Batavia Nouvelles.
3.         Pada tanggal 23 Mei 1780 terbit Vendu Nieuws.
4.         Pada tahun 1810 terbit di Batavia yakni Bataviasche Koloniale Courant.
Sejak abad 17 dunia pers di Eropa memang sudah mulai dirintis. Sekalipun masih sangat sederhana, baik penampilan maupun mutu pemberitaannya, surat kabar dan majalah sudah merupakan suatu kebutuhan bagi  masyarakat di masa mendatang merupakan lahan bisnis yang menjanjikan. Oleh karena itu, tidak heran apabila para pengusaha persuratkabaran serta para kuli tinta asal Belanda sejak masa awal pemerintahan VOC, sudah berani membuka usaha dalam bidang penerbitan berkala dan surat kabar di Batavia. Sehingga fungsi  media massa pada saat itu dapat disimpulkan:
1.         sebagai usaha bisnis untuk memperoleh keuntungan.
2.         sebagai penyampai berita / informasi.
3.         menambah ilmu pengetahuan
4.         menyuarakan isi hati pemerintah, kelompok tertentu dan rakyat pada umumnya.
5.         untuk dokumentasi
Sampai akhir abad ke-19 koran atau berkala yang terbit di Batavia hanya memakai bahasa Belanda. Dan para pembacanya tentu saja masyarakat yang mengerti bahasa tersebut. Karena surat kabar di masa itu diatur oleh pihak Binnenland bestuur (penguasa dalam negeri)kabar beritanya boleh dikata kurang seru dan “ kering “. Berita berisi tentang kehidupan pribumi. Karena itu, kurun waktu (1744-1854) disebut dengan Babak Putih (Surjomiharjo dan Suryadinata dalam Bambang Suteng,2007:96-97). Barulah pada kurun sesudah itu mulai muncul surat kabar berbahasa melayu, misalnya:
1.         Pada tahun 1828 di Jakarta diterbitkan Javasche Courant yang isinya memuat berita-berita resmi pemerintahan, berita lelang dan berita kutipan dari harian-harian di Eropa.
2.         Di Surabaya Soerabajash Advertentiebland terbit pada tahun 1835 yang kemudian namanya diganti menjadi Soerabajash Niews en Advertentiebland.
3.         Di semarang terbit Semarangsche Advertentiebland dan Semarangsche Courant.Di Padang surat kabar yang terbit adalah Soematra courant, Padang Handeslsbland dan Bentara Melajoe.
4.         Di Makassar (Ujung Pandang) terbit Celebe Courant dan Makassaarch Handelsbland.
Surat-surat kabar yang terbit pada masa ini tidak mempunyai arti secara politis, karena lebih merupakan surat kabar periklanan. Tirasnya tidak lebih dari 1000-1200 eksemplar setiap kali terbit. Semua penerbit terkena peraturan, setiap penerbitan tidak boleh diedarkan sebelum diperiksa oleh penguasa setempat.
Pada tahun 1885 di seluruh daerah yang dikuasai Belanda terdapat 16 surat kabar berbahasa Belanda, dan 12 surat kabar berbahasa melayu diantaranya adalah:
1.         Bintang Barat.
2.         Hindia-Nederland.
3.         Dinihari, Bintang Djohar.
4.         Selompret Melayu (Parker,1882 dalam Bambang Suteng,2007:97).
5.         Tjahaja Moelia, Pemberitaan Bahroe (Surabaya).
6.         Surat kabar berbahasa jawa Bromartani yang terbit di Solo.

Kuala Kapuas, 29 Januari 2016
Kelas           :    XII IPS 1
Kelompok   :    1 (Satu)
Anggota      :    -   Akhmad Fauzi
-       Anggun Pratiwi
-       Arif
-       Aulia Hidayati

Wednesday, August 24, 2016




Tari Lanjong Amuk Asang merupakan persembahan tari pada event Telkomsel LOOP Kepo di SMA Negeri 1 Kuala Kapuas, oleh Penari dan Pemusik Sanggar Tari Riwut Tarung SMA Negeri 1 Kuala Kapuas (Sabtu, 14 Mei 2016)




Tari Manyambut Pangkalima merupakan persembahan tari pada Pembukaan SMASA Cup 12 (2016) di SMA Negeri 1 Kuala Kapuas oleh Penari dan Pemusik Sanggar Tari Riwut Tarung SMA Negeri 1 Kuala Kapuas (Senin, 15 Februari 2016)
Link tonton : https://www.youtube.com/watch?v=gfPFBXRO56c